Hukum Mengingat Mantan Pacar Setelah Menikah

Pernahkah anda, suatu ketika tiba-tiba mengingat mantan pacar anda, padahal posisi anda saat ini sudah menikah, bahkan telah memiliki buah hati? Memang hal tersebut adalah sesuatu yang wajar, dan mungkin hampir semua orang pernah mengalaminya. 

Lantas, kira-kira di tinjau dari segi agama, gimana sih hukum mengingat mantan pacar setelah menikah? Apakah di perbolehkan atau dilarang? Nah, untuk anda yang sering mengalami hal tersebut, sebaiknya simak ulasan yang telah kami rangkum berikut ini, untuk mendapatkan jawabannya.  
Hukum Mengingat Mantan Pacar Setelah Menikah Ditinjau dari Sisi Agama 

Setiap amal itu tergantung dari niatnya, dan setiap orang mendapatkan pahala atau dosa tergantung dari apa yang dia niatkan. Dan sebagaimana yang kita tahu,  menikah itu merupakan suatu ibadah yang sangat disukai Allah, terlebih jika kita menjalaninya dengan baik, iklas dan penuh rasa syukur.

Mengenai munculnya perasaan atau pikiran-pikiran yang mengingatkan anda dengan mantan pacar, adalah hal yang lumrah. Hal tersebut pernah di bahas dan di jelaskan oleh Prof Quraish Shihab di sebuah pusat studi Qur'an, beliau berpendapat bahwa hati manusia itu berada di dalam gengaman Allah, Allahlah yang bisa menentukan hati sesorang akan kemana, namun demikian hati juga tidak lepas dari bisikan-bisikan setan, dan diantara bisikan setan tersebut adalah ajakan untuk mengingat mantan pacar, padahal saat itu sedang dalam keadaan sudah menikah.

Dan nyatanya hal ini bisa menimbulkan dosa, terlebih jika anda malah dengan senang hati terus mengingatnya, bahkan berusaha mencari tahu keberadaannya, serta punya niatan untuk menjalin hubungan terlarang atau selingkuh dengannya.

Namun sebaliknya, jika anda berusaha melawan perasaan tersebut dan bisa menerima takdir jika pasangan anda yang sekarang ini adalah jodoh anda, maka dalam hal ini anda tidak berdosa. Intinya, jangan ikuti perasaan tersebut, lawan dan lupakan. Tatap dan jalani masa depan anda bersama pasangan sah anda dan buah hati anda saat ini, dalam keluarga sakinah yang selalu di jalanNya.

Nah itulah hukum bagi seaorang yang mengingat mantan pacar ketika sudah menikah. Lantas bagaimana cara mengatasi perasaan tersebut, yang seringkali mendadak datang dengan sendirinya? Berikut kami bagikan beberapa caranya:

1. Ikhlas

Hal yang pertama kali harus kita lakukan ketika perasaan ingat mantan muncul adalah, berupaya untuk menerima bahwa yang terjadi saat ini adalah kehendak Allah dan yakin jika ini merupakan yang terbaik. Intinya, anda harus menerima bahwa anda dan dia memang tidaklah berjodoh, menerima dengan lapang dada bahwa saat ini anda memiliki pasangan yang sudah ditetapkan oleh Allah untuk anda dan untuk itu hanya sayangi dia dalam hidup anda.

2. Bersyukur 

Syukurilah atas apa yang diberikan oleh Allah, karena Dia telah menganugrahkan kepada anda sesorang yang mau mendampingi anda dalam keadaan apapun serta menerima anda apa adanya. Selalu ingat kebaikan-kebaikan dan perjuangan pasangan anda selama ini untuk anda. Jika dalam menjalani biduk rumah tangga ada sesekali pertengkaran, perselisihan, atau beda pendapat, hal tersebut adalah wajar. Yang penting masih dalam batasan-batasan yang normal. 

3. Kuatkan Hubungan Dengan Allah Yang Maha Kuasa

Mengingat mantan kekasih adalah bagian dari tipu daya setan agar kita melakukan perbuatan yang tercela, agar kita meninggalkan tanggung jawab yang telah Allah limpahkan pada kita. Ingat, rumah tangga yang kita bina saat ini merupakan sebuah  amanah besar dari Allah, yang tentunya kelak akan dimintai pertanggung jawaban olehNya. 

Jika anda memiliki anak, maka lihatlah mereka, apa yang bisa anda katakan pada mereka jika mereka tahu bahwa salah satu orang tuanya berselingkuh atau paling tidak menyukai serta mencintai orang lain. 

Maka, di saat demikian tak ada yang lebih baik yang bisa anda lakukan selain mendekatkan diri denganNYA dengan banyak-banyak beribadah, dzikir dan lainnya.

Nah, itulah sekilas terkait hukum mengingat mantan pacar setelah menikah. Sebagai seorang muslim, anda sangat dilarang melakukan hal tersebut, karena bisa memicu hal buruk yang lebih jauh lagi.

Pilihan

 
Back To Top