7 Pertanyaan untuk Calon Ketua Organisasi

Organisasi adalah sebuah wadah berkumpulnya orang-orang dengan pemahaman dan tujuan yang sama. Dalam sebuah organisasi, pemimpin adalah salah satu kunci penting yang mampu membawa organisasi tersebut menuju kearah kesuksesan ataupun sebaliknya. Oleh karena itulah, mulai dari organisasi yang kecil misalnya seperti OSIS ataupun Organisasi kemahasiswaan hingga organisasi besar di tingkat pemerintahan, pasti mensyaratkan calon pemimpin atau calon ketua yang berkualitas. 
Pertanyaan untuk Calon Ketua Organisasi
Beragam Pertanyaan untuk Calon Ketua Organisasi

Nah, salah satu cara yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan calon ketua yang berkwalitas adalah dengan melakukan tes wawancara, dengan mengajukan berbagai pertanyaan seperti di bawah ini. 

1. Apakah Anda bersedia menjalankan tugas sebagai pemimpin organisasi tanpa dibayar sepeserpun?

Pertanyaan ini paling banyak muncul dalam berbagai sesi wawancara calon ketua organisasi. Karena memang pandangan tentang “uang” atau “materi” adalah salah satu hal yang krusial dan menentukan masa depan organisasi ke depannya di bawah pimpinan Anda. Lalu bagaimana cara menjawabnya?

Jika orang yang mengincar jabatan sebagai ketua organisasi hanya mengincar uang ataupun materi, maka kondisi ini akan memperburuk organisasi. Para anggota tidak mungkin akan memilih pemimpin yang berorientasi pada materi. 

Pemimpin yang hanya berorientasi pada materi akan cenderung menggunakan segala cara untuk memperkaya diri sendiri dan memanfaatkan organisasi sebagai alat atau sarana untuk mendapatkan uang. Kondisi inilah yang sangat dihindari oleh sebuah organisasi sehingga mereka tidak akan memilih pemimpin yang materialistic. Karena itu, jika Anda masih berorientasi untuk mendapatkan keuntungan, maka Anda wajib mempertimbangkan kembali pengajuan diri sebagai seorang ketua. 

2. Apakah pemimpin itu?

Pertanyaan ini mungkin terdengar seperti menjabarkan kembali sebuah teori atau arti pemimpin. Namun ternyata jawaban dari pertanyaan ini tidak semudah yang Anda pelajari dari buku. Tentunya pihak pewawancara juga sudah tau apa arti pemimpin menurut bahasa, sehingga jawaban yang mereka inginkan lebih kepada kualitas dan tanggung jawab yang bisa Anda berikan sebagai seorang pemimpin/ketua. 

3. Bagaimana saya seharusnya mengartikan kepemimpinan?

Pertanyaan ini juga sama seperti pada poin ke-2. Anda dituntut untuk tidak hanya sekedar memberikan jawaban sesuai dengan teori pada buku-buku. Namun, Anda harus mendefinisikan kepemimpinan menurut pemikiran Anda. 

Pastikan Anda menekankan pada tanggung jawab besar seorang ketua/pemimpin dan bukan pada hak-hak yang bisa mereka dapatkan. Misalnya dengan menekankan pada tanggung jawab untuk menjalankan tugas dan menciptakan iklim organisasi yang baik. Anda bisa mengungkapkan bahwa kepemimpinan memiliki tanggung jawab untuk bisa membawa semua anggotanya sesuai dengan visi dan misi organisasi tanpa ada satu orang pun yang tertinggal. 

4. Model kepemimpinan seperti apa yang akan Anda gunakan untuk memimpin organisasi ini?

Jawaban yang bagus adalah sebuah model kepemimpinan yang demokratis. Artinya Anda tidak bersikap seolah-olah Anda memiliki kekuasaan penuh hingga tak mau mendengar masukan dari para anggota lainnya. Pilihlah model kepemimpinan yang mampu membuka akses diskusi dan kerjasama antara pimpinan dengan anggota yang menguntungkan. 

5. Apa motivasi Anda mau menjadi seorang ketua/pemimpin organisasi?

Pertanyaan ini pasti akan ditanyakan saat sesi wawancara. Banyak sekali calon pemimpin yang memberikan jawaban klise seperti untuk memajukan organisasi dan lain sebagainya. Memang jawaban tersebut tidak salah, namun Anda harus bisa menjawab dengan lebih spesifik. 

6. Kompetensi apa yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin/ketua organisasi?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda bisa melihat kembali tujuan didirikannya organisasi tesebut, kemudian sesuaikan kompetensi yang kira-kira diperlukan untuk bisa mewujudkan tujuan organisasi tersebut. 

Kompetensi yang tak boleh dilupakan dari seorang ketua organisasi tentunya adalah sifat kepemimpinan yang mampu membangun iklim positif antara pengurus dan anggota organisasi, mampu mendedikasikan hidupnya demi tujuan organisasi, mampu menjalin kerjasama dengan pihak luar organisasi, serta memiliki fleksibilitas untuk mampu menyesuaikan diri dengan kondisi tertentu dalam organisasi. 

7. Apa yang akan Anda lakukan jika kebijakan yang Anda keluarkan banyak ditentang oleh anggota organisasi?

Jika Anda menjawab akan tetap menjalankan kebijakan tersebut, maka Anda akan dicap sebagai seorang ketua organisasi yang otoriter dan anti kritik. Sebaliknya Anda harus menjawab dengan optimis bahwa jika kondisi tersebut terjadi, maka Anda akan dengan senang hati membuka forum diskusi demi mendapatkan aspirasi anggota dan merumuskan kebijakan baru yang lebih baik. 

Itulah diatas 7 pertanyaan untuk calon ketua organisasi yang sebaiknya anda ketahui. Semoga bermanfaat.

Pilihan

 
Back To Top